Sampah di Sekitar Bandara yang Diduga dari FPI Disorot Warganet

| 10 Nov 2020 14:12
Sampah di Sekitar Bandara yang Diduga dari FPI  Disorot Warganet
Penyambutan Habib Rizieq di Jakarta (Era.id)

ERA.id - Sampah di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang diduga dibuang oleh anggota Front Pembela Islam, disorot warganet Twitter. Hal itu terjadi setelah FPI dan massa penyambut kepulangan Habib Rizieq Shihab membanjiri bandar.

Informasi itu dibagikan oleh akun @grvmpyshrimp. "Wahai FPI yang beriman, tolonglah sampah nya yah.... beriman kan?. Tolong ya jaga lingkungan #SambutHRS #Nyusahin"

Dalam unggahan itu, ia juga menempelkan video yang memperlihatkan suasana bandara Soekarno-Hatta yang lengang dan di jalanannya, banyak berserakan sampah plastik.

Dengan kata menohok, akun @terbobrog langsung membalas unggahan itu. "Akibat meneguk dosis agama yg over."

Meski banyak menuai komentar pedas, ada juga yang memberi komentar bijak dan mengajak orang berpikir, bahwa bisa jadi, sampah itu bukan dari massa penjemput Habib Rizieq atau anggota FPI.

"udah ada tugas nya kalo soal kebersihan, belom tentu juga itu ulah fpi??" ujar @MhmdHolis36.

Sebelumnya, kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, membuat ribuan simpatisannya memutihkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Banyaknya massa yang menyambut kedatangan pentolan FPI itu juga membuat arus lalu lintas di sejumlah titik lumpuh, Selasa (10/11/2020).

Bermodalkan sepanduk dan atribut lainnya, massa berseragam putih ini datang dari segala penjuru wilayah. Mereka berharap dapat melihat orang yang mereka anggap imam besar umat Islam ini. 

"Kami rindu sama Habib. Saya sudah dari semalam datang hanya untuk melihat kepulangan beliau," singkat Adri seorang lelaki asal Depok, Jawa Barat.

Pantauan era.id di lokasi sebelumnya, akses masuk menuju bandara ini sudah tidak dapat dilalui sejak malam sebelumnya. Bahkan para pegawai yang bekerja di bandara juga sempat tidak dibolehkan untuk masuk. 

"Belum boleh masuk. Tapi katanya, bentar lagi juga bisa," ungkap Fahri salah seorang petugas di Terminal 2 saat dijumpai di Jalan Husein Sastranegara.

Rekomendasi