Ini Penyebab Kasus COVID-19 di Jawa Tengah Melonjak Tajam

Tim Editor

Ilustrasi (Amalia Putri/era.id)

ERA.id - Kasus kumulatif positif COVID-19 di Jawa Tengah mencapai 14.376 kasus. Kasus di Jawa Tengah adalah kasus tertinggi di Indonesia. Penambahan kasus di Jawa Tengah juga mencetak rekor yakni mencapai 2.036 kasus positif dalam sehari pada Minggu (29/11).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto mengatakan lonjakan kasus dipengaruhi oleh banyak tes massal yang dilakukan minggu ini. Swab massal ini dilakukan di beberapa daerah.

"Tes swab kota minggu ini meningkat. Jadi konsekuensinya banyak angka positif," ucapnya Senin (30/11).

Angka kasus yang terjadi di Jawa Tengah ini didominasi oleh pasien dengan status tanpa gejala. Mayoritas angka orang tanpa gejala (OTG) mencapai 90 persen.

"(Sebanyak) 90 persen OTG, sisanya paling hanya 10 persen yang bergejala," ucapnya.

Terkait penanganan ini Pemprov Jateng akan berencana membendung kasus positif COVID-19 di Jawa Tengah. Langkah yang diambil tak lain tak bukan adalah dengan 3T, yakni tracing, testing dan treatment. Selain itu Pemprov Jateng juga akan mengoptimalkan sosialisasi protokol kesehatan.

"Kita juga membatasi kegiatan kemasyarakatan, keagamaan. Semua kami lakukan dengan ketat, protokol kesehatan akan kami perketat," ucapnya.

Tag: covid-19 di indonesia

Bagikan: