Pilkada Makassar Memanas, Nurdin Abdullah: Gontok-gontokan Bukan Budaya Kita!

Tim Editor

Nurdin Abdullah/Ist

ERA.id - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyinggung Pilkada Makassar yang tensinya panas, mulai dihubungkannya pembakaran kantor NasDem saat demo Omnibus Law, mahasiswa yang diburu pakai badik, hingga penikaman seorang tim sukses sampai lapor-melapor ke Bawaslu.

Gubernur Sulsel tersebut menilai kalau Pilkada Makassar kali ini cukup berbahaya. Alasannya, selain rawan konflik, masyarakat khususnya paslon beserta simpasannya, berpotensi berkerumun dan terpapar COVID-19.

Makanya ia meminta bagi semua pihak untuk menjaga diri, menjaga kondusivitas Makassar. Jangan sampai ada yang mencoreng ketentraman Makassar.

"Sangat berbahaya kalau kita tidak bisa jaga diri," ucap Nurdin, Selasa (1/12/2020).

Nurdin Abdullah yang juga pernah menjabat Bupati Bantaeng dua periode ini, menagih janji para kandidat pilkada Makassar dan simpatisannya, bahwa situasi di Makassar akan terus berjalan damai.

Jika kedapatan ada bentrok dan rusuh, menurut Nurdin, itu bukan bagian dan ciri khas Sulawesi Selatan. "Jadi bukan budaya kita itu yang saling gontok-gontokan dan ini khusus Kota Makassar," tegasnya.

Tag: makassar Pilkada Makassar

Bagikan: