Wacana Jokowi 3 Periode, PKS: Awas Rezim Tirani

Tim Editor

Presiden Joko Widodo (Dok. BPMI)

ERA.id - Wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode kembali muncul ke publik. Kelompok relawan yang mengatasnamakan Komunitas Jokowi - Prabowo (Jokpro) bakal membentuk sekretariat nasional (Seknas) untuk mendukung kedua tokoh tersebut maju Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera mengatakan, wacana mengubah masa jabatan presiden yang telah ditetapkan Undang-undang Dasar 1945 berbahaya bagi demokrasi.

"Namanya ide monggo saja. Tapi Pak Jokowi sendiri yang menyatakan tidak ingin tiga periode. Ide tiga periode berbahaya bagi demokrasi," kata Amrdani lewat pesan singkat, Minggu (20/6/2021).


Mardani menilai masa jabatan tiga periode berpotensi melahirkan pemimpin yang sewenang-wenang. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menentang wacana tersebut.

"Sirkulasi kepemimpinan akan terhenti. Lebih dari itu, peluang hadirnya kembali rezim tirani dapat terjadi," sambungnya.

PKS pun tegas menolak ide tiga periode.

Seperti diketahui, Komunitas Jokpro diinisiasi oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari. Ia mengatakan, alasan mendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah untuk mencegah polarisasi masyarakat seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

Tag: pilpres 2024 jokowi tiga periode persiden jokowi pemerintahan jokowi

Bagikan: