Kasihan Mensos Risma, Dadanya Sesak Melihat Banyak Orang yang Melanggar Norma Agama

| 14 Dec 2021 13:08
Kasihan Mensos Risma, Dadanya Sesak Melihat Banyak Orang yang Melanggar Norma Agama
Menteri Sosial Tri Rismaharini (Setkab)

ERA.id - Kementerian Sosial menggelar doa bersama lintas agama untuk meminta perlindungan dan keselamatan kepada Sang Pencipta dari berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.

"Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita semua. Kalau Tuhan berkehendak, akan memberikan yang terbaik untuk seluruh bangsa," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini saat doa bersama di Gedung Kemensos, Jakarta, Selasa.

Dalam doa bersama ini, khusus umat Islam, dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan. Sementara untuk penganut agama lain dipimpin oleh tokoh agama masing-masing.

Risma mengatakan doa bersama ini juga untuk meminta kepada Tuhan agar para korban, relawan, dan petugas medis yang terdampak maupun sedang berada di lokasi bencana tetap tegar dan diberikan kekuatan untuk menyelesaikan tugas mereka.

"Kalau diperhatikan semakin lama semakin berat, tapi kita harus percaya ada Tuhan yang akan membantu dan menolong kita," katanya.

Di sisi lain, Risma juga meminta masyarakat saling bergandengan tangan untuk meringankan beban para korban yang tertimpa bencana.

Kata dia, realitas yang ada di lapangan menunjukkan tak sedikit orang yang tak peduli dengan bencana, bahkan banyak yang melanggar norma-norma agama.

"Sangat menyesakkan dada. Di tempat musibah, semakin lama kami mencoba menolong, semakin keluar masalah-masalah sosial, ketidakpedulian terhadap orang miskin," katanya.

Sementara itu, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan mengatakan ada tiga syarat agar doa dikabulkan oleh Sang Pencipta, yakni teguh terhadap keyakinan, atas petunjuk Allah SWT, dan berada di jalan kebenaran.

"Ketiga syarat ini harus terus-menerus kita ikhtiarkan agar relevan dengan yang diminta kepada Allah SWT. Kita berdoa dengan se-afdol-afdol-nya. Dengan kita memohon kepada Allah SWT. dengan rasa ikhlas dan tawadhu (rendah hati), kita sebagai mahluk Allah, kita benar-benar memohon doa dan petunjuk," katanya.

Rekomendasi