Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, Menkes Akan Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

Tim Editor

Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (Dok. Antara)

ERA.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di Provinsi DKI Jakarta dan wilayah aglomerasi Jabodetabek. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 Varian Omicron.

Budi memprediksi, DKI Jakarta dan Jabodetabek menjadi salah satu wilayah dengan jumlah lonjakan kasus Varian Omicron paling banyak dalam 2-3 pekan mendatang.

'Karena paling banyak Omicron akan terjadi di DKI Jakarta dan Jabodetabek dalam 2-3 minggu ke depan akan mempercepat vaksinasi booster di sana," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022).


Selain itu, Budi bilang, pemerintah juga meminta kepala daerah mempercepat program vaksinasi premier atau suntik dosis pertama dan kedua. Terutama bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan anak.

Budi menjelaskan, vaksinasi untuk lansia sangat penting sebab kelompok masyarakat ini paling rentan dirawat di rumah sakit dan meninggal. Sementara vaksinasi anak untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Vaksinasi diminta juga agak dipercepat. Vaksinasi untuk lansia, terutama yang rawan masuk rumah sakit dan wafat, dan vaksinasi anak yang rawan sebagai sumber penularan, karena mereka yang akan terkena," papar Budi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) memaparkan, tingkat vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat umum di wilayah Jawa-Bali sudah mencapai 91 persen. Sementara vaksinasi dosis pertama untuk lansia sudah mencapai 75 persen.

Selain itu, vaksinasi Covid-19 untuk anak di wilayah Jawa-Bali juga sudah meningkat dengan cepat. "Tingkat vaksinasi dosis 1 anak di Jawa-Bali telah mencapai 69 persen dan dosis 2 juga sudah mulai meningkat," kata Luhut.

Luhut mendorong kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 dosis kedua untuk umum dan lansia, khususnya di kabupaten/kota yang belum memenuhi jumlah capaian dosis vaksinasi.

"Saya memohon khusus kepada seluruh Kepala Daerah dan Pimpinan Wilayah di daerah-daerah yang dosis 2 umum dan Lansia masih di bawah rata-rata Pemerintah untuk mempercepat vaksinasi supaya memberikan perlindungan lebih terhadap varian Omicron ini. Sehingga hal-hal yang dikhawatirkan akan lebih dapat dimitigasi," tegasnya.

Kami juga pernah menulis soal Edy Mulyadi Sebut Ibu Kota Baru di Kaltim Tempat Jin Buang Anak hingga Pasarnya Genderuwo, Abu Janda Geram: Ini Penghinaan yang Sangat Keji! Kamu bisa baca di sini

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!

Tag: covid-19 kemenkes budi gunadi sadikin booster vaksin omicron

Bagikan: