Tips Isi Waktu Luang Berkualitas Selama Ramadan

| 25 Mar 2024 07:25
Tips Isi Waktu Luang Berkualitas Selama Ramadan
Ilustrasi (Unsplash)

ERA.id - Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk refleksi spiritual dan pengembangan diri. Kita bisa gunakan waktu dengan mengakses berbagai konten positif untuk mengisi waktu luang. Cek dua tips dari lulusan program Bangkit ini untuk jadikan bulan Ramadan penuh berkah dan bermanfaat.

1. Dalami kemampuan membaca Al-Quran

Habibul Quran adalah persembahan mahasiswa lulusan program Bangkit 2023 ini ingin mengajak dan membantu belajar membaca Al-Quran dimana saja melalui teknologi yang inovatif.

Latih pelafalan Huruf Hijaiyah dan ayat Al-Quran dengan teknologi AI dan dapatkan penilaian langsung atas pelafalan. Dapatkan juga referensi teknik bacaan Al-Quran dari Syekh Mishary bin Rashid Alafasy.

“Tidak perlu khawatir kesusahan dengan aplikasi ini, melalui program Bangkit, kami telah didampingi untuk bisa menghadirkan aplikasi yang user-friendly dan efektif dalam menjawab kebutuhan yang ada. Belajar baca Al-Quran akan makin menyenangkan,” jelas Febi Febriyanti Salina Berutu, CEO, Habibul Quran.

2. Mulai persiapkan lokasi liburan lebaran dari jauh-jauh hari

Libur lebaran merupakan hal yang banyak ditunggu masyarakat Indonesia. Selain membuka kesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, banyak yang memanfaatkan liburan untuk sekalian rekreasi menjelajah tempat wisata di luar kota. Agar kita lebih siap dan maksimal memanfaatkan waktu libur, kita bisa mulai mempersiapkan daftar tempat wisata yang mau dikunjungi dari jauh-jauh hari.

3. Belajar memaksimalkan teknologi

Untuk ini, kita bisa mencari inspirasi perjalanan liburan menggunakan aplikasi Wisnu yang bisa di download melalui Play Store. Aplikasi ini menawarkan kecanggihan teknologi AI untuk memberikan rekomendasi objek wisata yang ada di sekitar. Bagi yang ingin berwisata ke kota Bogor, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Malang, Semarang, dan Lombok, bisa langsung cek rekomendasi di Wisnu. Nantikan juga informasi untuk kota-kota lainnya.

“Dalam mengembangkan Wisnu, kami mendapat pendampingan dari mentor program Bangkit yang memiliki keahlian di dunia industri pariwisata. Ini membuat kami memiliki pemahaman mendalam akan permasalahan yang dihadapi industri pariwisata Indonesia. Wisnu berharap menjadi salah satu solusi bagi para pengguna agar bisa mendapatkan rekomendasi yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Adiyatma Pratama Wibisono, Chief of Marketing, Wisnu.

Rekomendasi