Kerap Dipakai pada Tahun 90-an, Yuk Mengenang Kejayaan Setrika Arang!

Tim Editor

Setrika arang (Alwita/FIickr)

ERA.id - Jauh sebelum ada setrika listrik, pada tahun 90-an, setrika arang masih banyak yang pakai, hingga akhirnya ia menemui ajal karena zaman sudah berganti hingga memaksa orang untuk membuat hidupnya menjadi lebih praktis.

Meski begitu, setrika arang bukan tidak bagus. Dia punya banyak kelebihan. Makanya, mari kita kenang masa-masa saat ibu atau keluarga kita memakai setrika ini untuk memuluskan pakaian kita yang sudah dijemur.

Setrika arang terbuat dari besi dengan model seperti setrika yang terkenal pada umumnya, namun memanaskan setrika ini harus menggunakan arang dan bara panas.

Setrika ini perlu persiapan yang agak panjang sebelum menjauhkan kusut dari pakaian. Misal, kita harus menyediakan arang dahulu, kemudian arang tersebut dibakar lalu masukan ke dalam dan lanjut lakukan aktivitas menyetrika.

Ambil contoh, cara pemakaian setrika arang merk ayam jago. Jika ingin memakainya, kamu hanya tinggal menggeser selotnya, kemudian memasukkan arang, lalu siram dengan minyak tanah. Terakhir, sulut dengan api.

Biarkan api membakar arang, nantinya ketika arang sudah sedikit membara, kipasi dengan kipas anyaman bambu atau kipas listrik biasa. Setelah panas, jangan langsung mengaplikasikan setrika pada pakaian. Kamu harus megetes panasnya dulu dengan menggunakan daun pisang atau kalau tidak ada coba dengan meneteskan satu tetes air ke bagian bawahnya.

Jika terdengar bunyi ‘cesss’, berarti itu tandanya setrika arang sudah siap dipakai. Untuk diketahui, lap basah harus disiapkan untuk melicinkan pakaian agar mudah disetrika.

Keunggulan setrika arang

1. Tidak perlu listrik

2. Sulit rusak karena komponennya hanya mengandalakan arang.

3. Murah karena hanya mengandalkan minyak tanah dan kayu-kayu yang bisa dibuat menjadi arang.

4. Selalu panas selama bara menyala.

5. Perawatannya mudah karena cukup badan setrika cukup dibersihkan dari arang. Setelah itu dikeringkan sampai nanti digunakan kembali.

Kekurangannya

1. Selalu butuh arang dan butuh perhatian ekstra saat menyetrika baju berwarna putih. Takutnya, serpihan-serpihan arang bisa mewarnainya.

2. Suhu tidak bisa diatur.

3. Banyak orang tak paham cara memanaskan setrika arang.

4. Bau arang bisa membuat pakaian yang disetrika menjadi berbau asap. Olehnya, ketika digunakan, pastikan sirkulasi udara di ruangan tempat kamu menyetrika punya banyak ventilasi.

5. Mahal karena kini setrika arang sudah jadi barang antik dan sudah semakin sulit ditemui.

6. Berat karena terbuat dari besi. Perlu tenaga esktra untuk menggunakannya

Tag: sejarah yang unik setrika arang

Bagikan: