Warganet Bandingkan Pemimpin Daerah Kala Bertemu Demonstran UU Cipta Kerja

Tim Editor

Dok. Netray

ERA.id - Aksi demonstrasi menolak UU Ciptaker tak hanya terjadi di Jakarta saja. Aliansi massa juga terbentuk di sejumlah daerah, antara lain seperti Bandung, Surabaya, Solo dan Yogyakarta.

Sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk menghadapi massa demonstrasi seperti ini. Meskipun yang diprotes adalah hasil kebijakan pusat, pemda merupakan representasi negara dalam level lokal.

Keterlibatan pemda dalam wacana aksi penolakan Omnibus Law memunculkan sejumlah nama pemimpin daerah dalam perbincangan publik. Dalam ranah sosial media, Warganet kerap mengaitkan nama mereka dalam sebuah cuitan dengan berbagai macam sentimen dan kepentingan.

Pemimpin Daerah yang namanya kerap dicatut warganet antara lain: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

"Melihat fenomena ini, Media Monitoring Netray mencoba untuk melakukan pantauan terkait bagaimana warganet memperlakukan masing-masing figur di dalam perbincangan mereka," kata peneliti Netray, Ananditya Paradhi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Netray akan membandingkan masing-masing figur untuk melihat seberapa besar frekuensi kemunculan, bagaimana sentimen terhadap mereka, dan dalam wacana pembicaraan apa nama-nama pemimpin daerah tersebut muncul. Pemantauan dilakukan selama sepekan yakni mulai tanggal 3-9 Oktober.

Sebelum lanjut ke pemaparan data, perbandingan ini tidak hendak memberi nilai kualitas atau melihat siapa pemimpin terbaik. Pemantauan hanya ditujukan untuk melihat peta perbincangan warganet. Justifikasi mungkin hadir dari grafik sentimen, tetapi itu juga dalam lingkup tentatif.

"Secara umum, pemantauan terhadap figur pemimpin daerah selama sepekan tersebut berhasil merangkum setidaknya 22 ribu lebih cuitan warganet. 50 persen cuitan terindeks mengandung sentimen dengan rincian 5.848 cuitan bersentimen positif. Sedangkan 6.718 bersentimen negatif. Sisanya cuitan bernada netral," ucapnya. 

Sekian banyak cuitan ini mendapat respon sebanyak 375 ribu kali dan menjangkau 106,3 juta pengguna Twitter, yang kemudian dibagi ke masing-masing pemimpin daerah.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini

Caption

 

Sebanyak 3.691 cuitan mengandung nama Bu Risma berhasil dihimpun Netray selama sepekan pemantauan yang mendapat 124 ribu lebih respon dari warganet. Pembicaraan terkait dirinya menjangkau 13,8 juta pengguna Twitter yang sebagian besar berasal dari Kota Surabaya dan sekitarnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

Caption

 

Pemimpin daerah kedua yang namanya kerap muncul akhir-akhir ini adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Gubernur yang kerap dipanggil dengan nama Kang Emil ini mendapat respon yang sangat positif dari warganet ketika menghadapi pendemo di Bandung pada aksi massa tanggal 8 Oktober. Ia turun langsung menemui massa dan sepakat untuk menerbitkan surat yang isinya menyampaikan aspirasi pendemo menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

Meski hanya muncul dalam 1.916 cuitan saja, tetapi jangkauan ke pengguna Twitter dalam pembicaraan tentang aksi Gubernur Ridwan Kamil ini dapat mencapai 25,4 juta pengguna. Bahkan sebagian besar sentimen terhadap Kang Emil memiliki tendensi positif seperti yang nampak dalam diagram di bawah ini.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Caption

 

Bagaimanapun juga, perhatian warganet terhadap kiprah pemimpin daerah ketika menghadapi aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja akan kembali ke pusat pemerintahan di Jakarta. Dengan konsentrasi massa yang sangat besar, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mau tak mau menjadi sorotan utama terkait bagaimana ia menghadapi situasi demonstrasi yang akhirnya ricuh.

Yang jelas, perbincangan tentang aksi Anies Baswedan dalam situasi tersebut jauh melampaui dua pemimpin daerah sebelumnya. Tercatat muncul 16.065 cuitan selama sepekan pemantauan. Dengan total impresi sebanyak lebih dari 188 ribu dan menjangkau 80,4 juta pengguna Twitter. Meskipun sentimen negatif terlihat stabil selama sepekan dengan total 4,807 cuitan, kemunculan Anies di tengah-tengah demonstran berhasil melambungkan sentimen positif terhadapnya 3.391 cuitan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Caption

 

Pemimpin daerah terakhir dalam pemantauan ini adalah sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sama seperti pemimpin daerah lain, di luar DKI Jakarta dan otonomi khusus, perbincangan yang menyebut nama Ganjar sebagian besar masih didominasi isu penanganan wabah virus korona. Dan persis ketika tanggal 8 Oktober, wacana perbincangan bergeser pada aksi Gubernur menghadapi ulah demonstran.

Berbeda dengan pemimpin daerah yang lain, nama Ganjar tidak terlalu acap muncul dalam perbincangan warganet. Netray hanya berhasil mengumpulkan 458 kali cuitan dalam satu pekan pemantauan. Dan hanya menghasilkan 183 cuitan dengan sentimen positif dan 63 cuitan yang memiliki sentimen negatif. Namun jika dibandingkan dengan data yang lain, keberadaan Ganjar memberikan dampak yang besar dalam perbincangan warganet di Twitter.

Setiap pemimpin daerah ternyata menghadapi situasi dengan cara masing-masing. Begitu pula respon dari warganet atas aksi yang mereka berikan. Sekian analisis Netray atas keberadaan pemimpin daerah ketika berhadapan dengan massa demonstran tolak UU Cipta Kerja pekan lalu. Jika memiliki pendapat tentang salah satu atau semua pemimpin tersebut, bisa dituliskan dalam kolom komentar atau hubungi akun sosial media Netray.

 

 

 

Tag: netray

Bagikan: