Tegas! Momen Wali Kota Medan Bobby Nasution Tolak Rayuan Pengusaha, Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Tim Editor

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat sidak bangunan liar menyalahi aturan (Istimewa)

ERA.id - Penertiban bangunan liar menjadi fokus yang tengah dilakukan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. Apalagi bangunan tersebut berada di atas saluran air dan gorong-gorong, langsung dilakukan tindakan tegas.

Seperti halnya yang dilakukan Bobby Nasution terhadap sebuah bangunan yang berada di atas parit sulang saling, di Jalan Sampali Lingkungan 5, Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan Area. Bangunan tersebut berada di atas parit dan dijadikan lokasi parkir.

Bangunan tersebut langsung di instruksikan Wali Kota Bobby untuk dirubuhkan saat meninjau langsung ke lokasi. Meski sebelum mengeksekusi bangunan tersebut, Bobby sempat berkomunikasi dengan pemilik usaha Boutique Inn dan Kuphie melalui sambungan telepon.


Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/6), saat Bobby Nasution melakukan sidak bangunan tanpa izin yang berdiri di atas drainase.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat sidak bangunan liar menyalahi aturan (Istimewa)



Sebelum dilakukan eksekusi, Bobby sempat menanyakan kepada para pekerja yang sedang membangun lokasi parkir itu. Para pekerja mengaku diperintahkan membangun oleh pemilik usaha.

Mendengar keterangan pekerja itu, mantu Presiden Joko Widodo itu langsung mendatangi tempat usaha dan berharap bertemu dengan pemiliknya. Namun saat Bobby datang para karyawan di tempat itu sontak terkejut. Saat itu sang pemilik tidak berada di lokasi.

"Coba hubungi pemiliknya," kata Bobby.

Dari sambungan telepon Bobby langsung menanyakan kepada pemilik perihal pembangunan lahan yang berad di atas drainase tersebut.

"Pak Alex, kenapa membangun lahan di atas drainase? Ini menyalahi aturan pak. Tidak dibenarkan membangun lahan menutup saluran drainase apalagi tujuannya untuk lokasi parkir. Hari ini juga harus dibongkar. Jika tidak segera dibongkar, maka akan kita tindak tegas," ujar Wali Kota Bobby kepada pemilik usaha.

Meski telah menginstruksikan untuk dibongkar, pemilik usaha tetap 'merayu' suami Kahiyang Ayu itu untuk tetap memberikan izin pembangunan lahan parkir itu dengan alasan untuk mengurangi kemacetan.

"Kalau bapak mau lanjutkan pembangunan, silahkan. Tapi, usaha bapak kita tutup dulu sementara," tegasnya.

Dari balik telepon, sang pengusaha mengatakan akan segera mengurus izin kepada lurah. Tapi upaya pengusaha itu tidak mempan, Bobby dengan tegas mengatakan hal tersebut melanggar aturan.

"Untuk apa bapak minta izin, karena memang tidak diizinkan. Sekali lagi saya katakan, tidak diizinkan. Segera bongkar dan akan kita awasi melalui perangkat wilayah," ujar Bobby.

Setelah menegaskan sikapnya kepasa pengusaha tersebut, Bobby kembali ke lokasi bangunan liar dan dengan wajah kesal menanyakan kepada Lurah Pandau Hulu II Zulfikar serta Kepling 5 Zulkifli, mengapa ada bangunan liar di atas drainase.

"Kenapa pembangunan ini terus berlanjut pak? Harusnya kan bisa diawasi jangan sampai seperti ini. Bapak kan tahu bahwa salah satu fokus tugas kita hari ini adalah pengendalian banjir melalui normalisasi, pembenahan dan perawatan drainase. Jika tertutup begini, gimana bisa kita menjalankan program dengan baik," tegasnya.

Wali Kota pun minta agar lahan parkir tersebut segera dibongkar. Selain itu, pastikan seluruh material hasil pembongkaran diangkat dan tidak dibiarkan.

Usai disidak, pekerja pun langsung mulai menghancurkan tembok bangunan. Bobby mengatakan beberapa hari ke depan seluruhnya telah selesai dibongkar.

"Jika jatuh ke dalam parit, maka juga harus dibersihkan," pungkasnya.

Tag: Bobby nasution medan Wali Kota Medan Bobby Nasution

Bagikan: