ERA.id - Komika Arif Brata memberikan pandangannya mengenai kegaduhan yang menimpa seniornya, Pandji Pragiwaksono, terkait materi komedi yang dianggap kontroversial oleh netizen.
Bagi Arif, sosok Pandji adalah komika yang memang memiliki pendirian teguh dalam setiap pernyataan yang ia lontarkan. Ia menilai bahwa dalam dunia komedi, ketersinggungan adalah hal yang lumrah dan sangat bergantung pada selera masing-masing individu.
"Ya menurut saya, Mas Pandji adalah orang yang memang sudah berani untuk membuka, dan dia adalah komika yang ada yang suka, suka banget, ada yang nggak suka, nggak suka banget. Dan itu kembali ke selera masing-masing orang ya," ujar Arif Brata saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2026).
Arif menambahkan bahwa keberanian Pandji terletak pada pilihannya untuk menayangkan materi sensitif tersebut di platform publik yang bisa diakses siapa saja.
Arif mengatakan banyak komika lain yang sebenarnya memiliki materi serupa, namun lebih memilih membawakannya secara terbatas di panggung (off-air).
"Karena menurut saya para komika juga masih banyak juga yang tetap mungkin bisa seperti itu tapi cuma di off-air, yang penonton-penonton yang sudah paham 'saya sudah nggak tersinggung lagi datang ke show-nya, sudah saya bayar' kayak gitu," tuturnya.
Meski begitu, Arif mengaku tidak ingin mengambil risiko yang sama dengan seniornya tersebut. Ia memilih untuk tetap berada di jalur aman demi menghindari kegaduhan di media sosial yang kini sangat cepat membesar.
"Enggak sih saya kayaknya. Aman-aman aja lah, yang aman-aman aja yang diterima masyarakat aja gitu. Kalaupun ada, ya mungkin penonton setia saya yang bayar dan beli tiket show saya,” jelasnya.
Ia juga mengaku prihatin saat kontroversi tersebut mulai berdampak pada keluarga Pandji, termasuk anak-anaknya. Meski begitu, Arif memuji ketahanan mental keluarga Pandji yang dinilainya sangat dewasa dalam menghadapi serangan netizen.
"Anaknya sangat open-minded sekali, dia mungkin bisa menyikapi kalau 'ya udahlah kalau yang nyerang tuh toh juga saya tidak seperti itu'. Jadi mungkin dia lebih dewasa. Tapi tetap kalau dari saya, kasihan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Arif membagikan rencananya di tahun 2026. Selain fokus pada konten podcast dan persiapan menyambut bulan Ramadhan, ia juga mengisyaratkan akan kembali menyapa penggemar lewat panggung stand-up.
"Tahun ini mungkin ya fokus konten juga apalagi menyambut bulan suci Ramadhan. Selebihnya ya udah paling kalau stand-up masih dipikirin juga bakalan bikin special show atau tur seperti itu, tapi insyaallah mau sih," pungkasnya.