Usai Dikritik Pedas Soal Open To Work, Prilly Latuconsina Minta Maaf: Ini Proses Belajarku dan Bertumbuh

| 05 Feb 2026 13:35
Usai Dikritik Pedas Soal Open To Work, Prilly Latuconsina Minta Maaf: Ini Proses Belajarku dan Bertumbuh
Prilly Latuconsina (Instagram/prillylatuconsina96)

ERA.id - Prilly Latuconsina menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi imbas konten 'Open To Work' di akun LinkedIn miliknya. Prilly menekankan ia tidak bermaksud untuk mengambil kesempatan orang lain di dunia kerja.

Lewat video berdurasi 2 menit 13 detik di Instagram-nya, bintang film Danur itu mengatakan bahwa ia tahu banyak pihak yang marah dan kecewa atas keputusan yang dibuat lewat konten 'Open To Work' tersebut. Namun ia menekankan tidak berniat untuk tidak sensitif dengan kondisi yang terjadi saat ini, khususnya lapangan pekerjaan.

"Aku minta maaf dengan tulus. Kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman, ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan. Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," ujar Prilly dikutip ERA, Kamis (5/2/2026).

Lalu, kata Prilly, ia menyadari posisi sekaligus pengalaman hidupnya tidak sama dengan banyak orang sehingga kontennya menyinggung banyak pihak. Di sisi lain, Prilly menjelaskan maksud dan tujuan menggunakan fitur 'Open To Work' pada laman LinkedIn miliknya. 

Dijelaskan Prilly, penggunaan itu dilakukan sebagai cara untuk membuka peluang kolabprasi lintas industri sekaligus memperluas jejaring profesional. Apalagi selama ini Prilly yang berkecimpung di industri hiburan belum pernah melakukan pekerjaan di bidang lain.

"Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional. Terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba. Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," tegasnya.

Selain itu, terkait akun LinkedIn miliknya yang sempat hilang, kekasih Omara Esteghlal itu mengaku tidak mengetahui secara pasti dan berada di luar kendalinya. Terlebih sejak konten tersebut dibagikan dan viral, ia mendapat pengajuan berhubungan lebih dari 30.000 akun. 

"Soal akun LinkedIn yang sempat hilang, aku juga ingin menyampaikan dan menjelaskan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn-ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi, dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan," kata Prilly.

Lebih lanjut, Prilly menekankan bahwa ia akan tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberi dampak positif bagi banyak orang. Ia pun menjadikan hal itu sebagai prioritas utama dan sekaligus meminta maaf atas apa yang terjadi.

"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang. Dan komitmen ini akan terus menjadi prioritas utamaku. Sekali lagi, aku ingin minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Prilly Latuconsina menyatakan 'Open To Work' usai meninggalkan posisinya di Sinemaku Pictures. Saat itu Prilly mengaku ingin mencoba bekerja di bidang lain selain dunia hiburan, khususnya akting.

Sejak saat itu Prilly pun mendapat banyak tawaran pekerjaan dari sejumlah perusahaan besar. Di sisi lain, tawaran pekerjaan itu pun menimbulkan keresahan sekaligus kemarahan publik lantaran banyak masyarakat yang kesulitan mencari pekerjaan. 

Tindakan Prilly pun dinilai kurang empati dan menciptakan kesenjangan sosial di dunia kerja dengan label 'orang dalam' hingga keuntungan dari latar belakang seseorang. Prilly juga dituding sengaja membuat konten tersebut demi sebuah campign perusahaan pasta gigi. 

Rekomendasi