ERA.id - Pemilik brand pakaian lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian, meminta maaf secara terbuka atas tuduhan pelecehan seksual hingga pemerkosaan yang melibatkan sejumlah perempuan. Mohan mengaku khilaf dan membantah melakukan pemerkosaan.
Pada unggahan di Instagram miliknya, Mohan merilis pernyataan resmi terkait isu yang beredar luas di media sosial terkait tuduhan pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Mohan menyadari isu yang beredar membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan banyak pihak.
“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf,” tulis Mohan dikutip ERA, Selasa (10/2/2026).
Dalam pernyataan itu, Mohan juga menjelaskan tuduhan yang belakangan beredar sebagai bagian dari masa lalunya. Tindakan itu pun sangat berdampak bagi kehidupan pribadi, istri, anak, serta keluarganya.
Namun di sisi lain, Mohan membantah melakukan pemerkosaan kepada sejumlah perempuan seperti yang dituduhkan.
“Yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun,” tegasnya.
Selain membantah melakukan tindak pemerkosaan, Mohan juga menekankan isu yang berkembang di media sosial sejauh ini banyak yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ia pun meminta kepada pihak-pihak untuk tidak berasumsi tanpa mengetahui kebenarannya.
Meski demikian, Mohan mengakui tindakan di masa lalu sebagai bentuk kekhilafan dirinya. Ia pun membenarkan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun,” tuturnya.
Lalu, kata Mohan, ia berharap publik bisa melihat situasi yang terjadi dengan jernih dan adil tanpa menghakimi satu pihak. Ia pun siap menerima segala bentuk konsekuensi yang akan diterimanya imbas dari masalah yang beredar, termasuk kehilangan pekerjaan.
“Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri,” katanya.
Lebih lanjut, Mohan Hazian meminta agar publik tidak mengaitkan atau menyeret siapapun khususnya keluarga atas kasus yang bergulir.
“Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya. Saya juga memohon agar orang-orang di sekeliling saya yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret pemilik brand lokal ternama berinisial M. Pelaku M disebut memaksa korban yang saat itu bekerja sebagai model dari brand pakaiannya untuk melakukan oral seks di ruang tertutup.
Tindakan keji itu dilakukan oleh M dengan mengajak korban untuk makan bersama di sebuah ruangan. Tetapi pelaku M justru mengunci pintu dan memulai aksinya untuk melecehkan korban, termasuk mengeluarkan alat kelaminnya agar korban mau melakukan oral seks.
Cuitan ini lantas viral dan menjadi perbincangan publik. Tidak sedikit netizen yang mengaitkan pelaku M dengan Mohan Hazian, yang tak lain pemilik brand Thanksinsomnia.
Brand Thanksinsomnia pun mengambil langkah tegas sejak isu itu beredar dengan mendepak Mohan Hazian dari posisinya. Begitu juga dengan USSFeed yang memilih untuk berada di sisi korban dan menghapus seluruh konten bersama Mohan yang dikenal dengan Johan.