Boleh Jadi Prajurit, Peluang Kerja Wanita Arab Kini Lebih Luas

Tim Editor

Wanita Arab Saudi diperbolehkan mengendarai mobil mulai tahun 2018. (Foto: Asia Media)

ERA.id - Wanita di Arab Saudi kini diperbolehkan mendaftar sebagai tentara dan turun ke medan perang, menunjukkan makin lapangnya peluang profesi di masyarakat Saudi bagi warga perempuan.

Berdasarkan laporan Arab News, dikutip Al Jazeera, Senin, (22/2/2021), wanita-wanita Arab kini bisa menjajaki level kemiliteran sebagai prajurit, kopral II, Kopral 1, sersan dan sersan staf.

Selain persyaratan tinggi dan berat badan khusus, para calon prajurit perempuan setidaknya harus memiliki ijazah setingkat SMA. Pendaftar yang menikah dengan warga negara asing tidak boleh mendaftar, sebut Arab News.

Peluang kerja memang terus terbuka bagi wanita Saudi menyusul program oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk mendorong kemajuan negara dengan ekonomi terbesar di dunia Arab tersebut. Kini sudah tak langka lagi menemui wanita Saudi bekerja sebagai kasir di pusat perbelanjaan, pramusaji di restoran, atau menjadi barista di warung kopi.

Rencana memperbolehkan militer merekrut perempuan sebenarnya telah disampaikan sejak 2019, tahun ketika terdapat wacana bahwa perempuan tidak perlu mendapat ijin saudara laki-lakinya bila ingin pergi ke luar negeri.

Tahun sebelumnya wanita Saudi juga mendapat sedikit hembusan kebebasan setelah mereka diijinkan mengendarai mobil sendiri. Sebelum kebijakan tahun 2018 itu, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia yang tak memperbolehkan warga perempuan mengendarai mobil.

Januari lalu, seorang pejabat pemerintahan Arab Saudi mengatakan negara tersebut akan mulai mengangkat hakim pengadilan perempuan "dalam waktu dekat".

 
 

 

 

Tag: arab saudi mohammed bin salman

Bagikan: