Kiwil Buka Suara Soal Anaknya Menangis Dibilang Mirip Dirinya: Itu Curhatan Ibunya

Kiwil (Foto: Screenshoot YouTube)

ERA.id - Tak cuma lewat unggahan di media sosial, komedian Kiwil akhirnya secara langsung buka suara soal anaknya, Meisya yang menangis setiap dibilang mirip dengannya. Menurut Kiwil, mengenai unggahan tentang anaknya itu sepenuhnya merupakan curhatan dari ibunya, yakni Meggy Wulandari dan bukan Meisya.

"Karena intinya ini bukan anak saya. Sebenarnya curhatan ibunya, bukan curhatan anak saya. Itu bukan bahasa anak saya lah. Gak mungkin anak gue nangis bapaknya kek gak mungkin," ujar Kiwil, dikutip dari tayangan kanal YouTube KH Infotainment, pada Rabu (9/6/2021).

Kiwil mengatakan bahwa dirinya sudah mengetahui bahwa tulisan tersebut ditulis oleh Meggy setelah melihat bahasa yang digunakan. Ia juga menyampaikan bahwa Meggy sudah meminta maaf padanya dan memberi klarifikasi.

"Saya udah telaah dari bahasanya semua, dari ininya semua dan ibunya juga sudah klarifikasi, udah minta maaf tentang postingan itu. Yauda cukuplah buat saya," kata Kiwil.

Komedian berusia 48 tahun itu juga menanggapi mengenai pernyataan Meggy, yang mengatakan bahwa anaknya, Meisya tak terima jika Kiwil dihina oleh warganet. Menurut Kiwil, hal tersebut hanya pencitraan semata dan menganggapnya munafik.

"Ah udahlah, udah itu bahasa-bahasa yang munafik lah yang kayak gitu," ucap Kiwil. 

Lebih lanjut, Kiwil mengungkapkan bahwa selama ini ia selalu mengajarkan anak-anaknya untuk tidak memandang orang lain dari fisiknya semata. Ia juga berpesan kepada anaknya untuk tidak malu memiliki orang tua yang jelak, karena menurutnya semua ciptaan Tuhan adalah sempurna.

"Saya bilang sama anak saya, jangan pernah melihat manusia itu dari fisiknya, jangan.Jangan pernah malu punya orang tua yang mau jelek kek, mau apa, ciptaan Tuhan itu semuanya sempurna. Yang tidak sempurna itu ketika manusia memandang itu," lanjut Kiwil.

Tag: Kiwil Meggy Wulandari Anak Kiwil nangis dibilang mirip bapaknya tanggapan Kiwil soal anak tak mau mirip dengannya anak Kiwil

Bagikan: