Perkenalkan Neon, si 'Manusia Buatan'

Tim Editor

Neon (Cnet)

Jakarta, era.id - Selamat datang di kehidupan baru. Perusahaan teknologi, Samsung Technology and Advanced Research (STAR) Labs mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) jenis baru yang bisa menjadi ilmuwan, ahli matematika, insinyur, desainer, dan lain-lain.

Neon yang mereka sebut sebagai "manusia buatan pertama" adalah avatar virtual yang diciptakan secara komputasi yang terlihat dan berperilaku seperti manusia nyata, dengan kemampuan untuk menunjukkan emosi dan kecerdasan.
 


Tak seperti bot seperti Siri atau Alexa, Neon bukanlah AI, tapi dia bisa menjadi teman, kolaborator atau pendamping kamu. Dari bahasa Spanyol ke bahasa India ke bahasa Mandarin, dan dari bahasa Inggris ke bahasa Jepang, Neon seakan-akan mampu berbicara setiap bahasa. Menekankan realitas dan responsif, fungsi Neon secara real time kurang dari beberapa mikrodetik dan realitas seperti manusia beneran.

Nantinya, Neon bisa digunakan untuk berbagai profesi seperti sebagai penyiar televisi, di dalam gim, berperan layaknya juru bicara, hingga aktor dalam film.


Neon (Cnet)

Neon pun mampu mengingat memori dan mengembangkan skill baru dengan belajar dari pengalaman. "Neon bukan mengantikan manusia, namun akan menjadi teman, kolaborator, dan sahabat manusia. Mereka akan terus belajar, berevolusi, dan membentuk ingatan dari interaksi mereka," tutur CEO dan kepala STAR Labs Pranav Mistry, seperti dikutip dari Cnet, Jumat (13/3/2020).
 


Sayangnya, Neon disebut belum sempurna, meskipun didukung oleh Samsung, STARS Labs masih mencari investor untuk mengembangkan Neon. Saat ini, prototipe Neon difokuskan untuk simulasi kecerdasan buatan yang menjadi teman daripada asisten yang cerdas.

Tag: chipset teknologi 7nm

Bagikan: