Kenali Finger Lime, Jenis Jeruk yang Harganya Selangit

Tim Editor

Finger lime. (Foto: amazon.com)

Jakarta, era.id - Tahukah kamu jika keluarga jeruk memiliki anggota spesial bernama finger lime. Berbentuk seperti jalapeno dengan isian berbulir mungil bak caviar. Jenis buah ini berbeda dengan jeruk pada umumnya.

Finger Lime berasal dari hutan hujan subtropis dataran rendah pesisir Australia. Buah dengan nama latin Citrus australasica atau finger lime Australia ini menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari oleh restoran-restoran berbintang di seluruh dunia.

Dilansir dari Oddity Central, finger lime rasanya sangat berbeda karena kombinasi antara jeruk nipis atau lemon biasa. Tekstur buliran buahnya benar-benar membuat perbedaan agak mirip dengan pomelo atau jeruk Bali.

Hanya saja buliran finger lime ini terlihat seperti caviar yang biasa digunakan untuk hidangan mewah. Ketika seseorang menggigitnya, jeruk akan hasilkan ledakan rasa asam. Oleh karena itu finger lime juga sering disebut "caviar citrus".

Selama dekade terakhir, permintaan finger lime semakin melambung. Buah itu banyak ditanam di beberapa negara maju seperti Prancis atau wilayah California.



Namun, buah ini dianggap langka dan saat ini dijual di pasar terbuka dengan harga 200 hingga 300 dolar AS atau sekitar Rp3,4 hingga 4,8 juta per kilogram.

Harga tinggi ini berkaitan dengan perkebunan finger lime yang hanya menghasilkan sedikit buah, karena pohon-pohon membutuhkan banyak perhatian dan banyak buah-buahan yang tidak layak untuk dijual.

Petani Prancis, Perrine dan Etienne Schaller adalah yang pertama kali membudidayakan finger lime secara komersial di negara mereka. Dia bilang, ada beberapa variasi buah. Dengan masing-masing warna dan rasanya sendiri, mulai dari sangat asam, hingga sangat aromatik. Ada pula rasanya seperti serai.

Karena kelangkaan dan harganya yang tinggi, kita jarang menemukan finger lime di supermarket setempat. Schallers sendiri telah bekerja sama dengan 25 restoran bintang Michellin di Prancis. Katanya, pengunjung restoran kelas atas banyak yang menyukai rasa serta tekstur finger lime.

"Ketika saya memperkenalkannya dalam sebuah hidangan, itu adalah salah satu elemen utama," kata koki Prancis, Daniel Lutrand.

"Karena itulah yang membangkitkan hidangan, itulah yang paling penting, dan membawa keajaiban bagi klien," lanjutnya.

Selain bulir-bulir, kulit finger lime juga banyak dicari. Seperti di restoran yang kulitnya dapat dikeringkan dan digunakan sebagai bumbu penyedap. Walau hanya kulit, harga yang dikenakan juga sama mahalnya.

Tag: buah

Bagikan: