Mengendus Rekam Jejak Ekspansi K-Pop

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ilustrasi (Hilmy/era.id)

Masih berkaitan dengan tema kami pekan ini, Era Budaya Instan. Kali ini era.id akan mengulas sejarah persebaran K-Pop di Korea Selatan hingga akhirnya menyebar ke berbagai negara. 

Jakarta, era.id - Fenomena K-Pop memang luar biasa. Bukan hanya marak di negaranya tetapi juga mampu mengekspansi dunia. Dan ini merupakan dampak dari gelombang budaya Korea yang disebut Hallyu, sebuah bagian tak terpisahkan dari budaya pop masyarakat global. Yang jadi pertanyaan, kapankah Hallyu muncul? Ternyata, Hallyu menyebar dengan cepat pada akhir 1990an dalam beberapa tahap. 

Hallyu 1.0, menyebar pada periode 1995-2005 ke sejumlah negara Asia seperti China, Taiwan dan Jepang. Orientasi utama fase ini mengenalkan berbagai potensi dan keunikan sejumlah destinasi wisata di Korea Selatan melalui konten K-drama dan film. Tercatat, What is Love (1992), Winter Sonata (2002), dan Jewel  in the Palace (2003-2004) menjadi sejumlah film yang mendapatkan perhatian khalayak internasional. Sedangkan untuk penyanyi maupun grup pop, hanya penyanyi Boa dan band HOT yang terbilang popular.

Selanjutnya adalah Hallyu 2.0, yang lebih mengarah pada popularitas boy/girlband dan kemampuan penyebaran melalui media yang lebih canggih. Istilah Hallyu 2.0 lahir dari media Jepang yang mengabarkan secara luas kemunculan idola baru grup K-Pop,  Girls Generations yang melejit dengan single perdana Into The New World pada 2007. Inilah gerbang pembuka lahirnya gebrakan boy/girlband di Korea, hingga mencapai pelosok dunia. 

Di perhelatan Billboard Music Awards (BMA) 2017, dunia heboh ketika Bangtan Boys (BTS) berhasil menyabet penghargaan di kategori Top Social Artis setelah menyingkirkan nama-nama besar semisal Justin Bieber, Selena Gomez, Shawn Mendez dan Ariana Grande. Jumlah follower akun Twitter BTS yang mencapai  13,6 juta (berdasarkan data 17 Maret 2018) lebih dari cukup untuk menggambarkan kepopularan grup K-Pop yang satu ini.

Fase berikutnya adalah Hallyu 3.0,  prospek perkembangan Hallyu yang diduga akan terjadi di masa depan. Gelombang budaya yang berkembang tidak lagi hanya berfokus pada K-Pop maupun K-Movies tetapi juga industri lainnya seperti games, animasi, budaya tradisional dan fashion

Setelah tiga fase tersebut, muncullah Hallyu 4.0 yang lebih berfokus pada K-Style. Pada fase ini, budaya pop Korea benar-benar mempengaruhi para penggemarnya di seluruh dunia. Apa yang kita lihat hari ini, hanya permulaan dari sesuatu yang lebih besar di kemudian hari.

Tag: era budaya instan k-pop

Bagikan: