Soal Banjir Jakarta, Giring Kritik Anies, Pasha Membalas: Naif dan Kerdil

Tim Editor

Anies Baswedan (Era.id)

ERA.id - Anies Baswedan tuai hujatan di media sosial karena banjir Jakarta yang merendam beberapa daerah. Plt Ketua Umum PSI, Giring, turut mengkritik kebijakan Anies. Tak lama, Pasha menjawab kritik tersebut dan mengurai permasalahan yang membelit Anies.

Sejak kemarin, dua vokalis yang pernah mengawaki band yakni Ungu dan Nidji itu, banyak dibincangkan warganet. Memang apa yang mereka bicarakan soal Anies dan banjir Jakarta?

- https://era.id/sains/52896/misteri-ke-mana-perginya-kucing-saat-banjir-akhirnya-terungkap

- https://era.id/nasional/52955/kata-petani-itu-ternyata-singkatan-ini-kepanjangannya

- https://era.id/tips-n-trick/52305/terungkap-kenapa-indomaret-dan-alfamart-selalu-sebelahan

[/see_also]

Pertama, Giring mengunggah konten di Instagramnya soal Anies. Di sana, ia menulis kalimat kritikan yang cukup panjang.

"Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya.

Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta. Naturalisasi sungai yang selalu digembar-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan.

Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa.

Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua.

Anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal tak perlu. Lihat saja, untuk pembayaran uang  muka Formula E,  mempercantik JPO, atau mengecat genting-genting rumah warga.  Dari sini, Gubernur Anies  terlihat tidak mampu menyusun prioritas.  Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan."

Pasha Ungu yang juga mantan Wakil Wali Kota Palu memang membalas komentar pedas Giring Ganesha kepada Anies baswedan soal banjir Jakarta. Komentar Pasha kepada Giring itu yakni mempertanyakan kemampuan Giring mengelola pemerintahan bahkan setingkat kelurahan.

“Judgement bro ketum terkait kapabilitas pa gub @aniesbaswedan yang bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta saya kira terlalu naif dan kerdil. mengelola Jakarta tidak semudah bro mengkritik di medsos," kata Pasha Ungu yang sengaja menulis komentarnya di kolom komentar akun Instagram Plt.ketum PSI, Selasa (23/2/2021) kemarin.

Walau melontarkan kalimat padas, Pasha ikut sepakat dengan usul agar Pemda DKI memberikan perhatian khusus program penanganan banjir di ibukota.  

Pasha juga mendukung usul agar dibentuknya tim satgas banjir Jakarta. Alasannya agar mereka bekerja untuk menanggulangi banjir yang terjadi hampir setiap tahun.

“Pemerintah bekerja berdasarkan prinsip kebutuhan yang dilaksanakan by sistem by regulasi dan anggaran yang sudah di poskan disetiap OPd2 terkait," imbuh Pasha.

Terakhir, ia menulis kalimat menohok untuk Giring. “Apakah bro Giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau bahkan kelurahan? mohon maaf kalau saya keliru berpendapat bro ketum," kata Pasha.

Tag: giring anies baswedan Pasha Ungu banjir jakarta

Bagikan: