Pilkada Solo 2020, Bagyo Minta Gibran Legawa

Tim Editor

Bagyo Wahyono (Amalia Putri/era.id)

ERA.id - Calon Wali Kota Solo jalur independen Bagyo Wahyono menggunakan hak pilihnya di TPS depan rumahnya. Dia mencoblos dengan berjalan kaki hanya berjarak beberapa meter di depan rumahnya di TPS 8 Penumping, Laweyan, Solo.

Bagyo mencoblos ditemani istri dan anaknya bersamaan datang ke TPS. Bagyo datang mengenakan baju batik bermotif truntum dan berpadu dengan celana dan peci hitam. Menurutnya batik truntum sangat cocok digunakan, sebab dalam filosofinya motif truntum biasa digunakan untuk orang yang punya kerja.

"Ya sengaja pakai truntum. Sebab truntum biasa digunakan untuk orang yang punya kerja," ucap Bagyo usai menggunakan hak pilihnya, Rabu (9/12/2020).

 

Dalam tradisi pernikahan di Jawa, batik truntum biasanya digunakan oleh orang yang punya kerja. Menurutnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo ini bagi Bagyo seperti sedang memiliki hajatan.

Dirinya yakin jika nantinya siap menang melawan rivalnya, pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa. Namun jika nantinya hasil berkata lain maka dirinya ikhlas.

"Kalau kalah ya saya legawa. Saya harap (kalau kalah) mas Gibran juga akan legawa," ucap Bagyo.

Bagyo maju calon wali kota Solo melalui jalur independen bersama pasangannya FX Supardjo. Selama ini pendukung utama Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) yakni organisasi Tikus Pithi Hanata Baris.

Tag: Pilkada Solo pilkada serentak 2020

Bagikan: