Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemimpin Kuat Jangan Mudah Baper, Terombang Ambing

| 02 Feb 2021 12:09
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemimpin Kuat Jangan Mudah Baper, Terombang Ambing
Moeldoko (Dok. KSP)

ERA.id - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjawab tudingan ia ingin mengambil alih Partai Demokrat. Moeldoko berpesan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Moeldoko berpesan kepada AHY, pemimpin harus kuat dan tidak mudah tersinggung atau terbawa perasaan (baper). Hal ini merespon tudingan dirinya adalah orang di balik gerakan untuk mengkudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

"Saran saya ya, menjadi seorang pemimpin harus pemimpin kuat, jangan mudah baperan, terombang ambing dan seterusnya," kata Moeldoko dalam konferensi pers secara daring, Senin (1/2/2021).

Dia juga menyindir jika Partai Demokrat tak ingin kehilangan pengikut, lebih baik diborgol saja agar tak pergi kemana-mana.

"Kalau anak buah tidak boleh pergi kemana-mana, ya diborgol saja," kata Moeldoko.

Sedangkan terkait isu kudeta di dalam Partai Demokrat, menurut Moeldoko hal itu besar kemungkinan dilakukan oleh kader internal. Bukan dari luar seperti yang dituduhkan.

"Kalau ada istilah kudeta itu ya kudeta itu dari dalam termasuk dari rumah," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan ada upaya mengkudeta dirinya dari jabatan ketua umum. Pelaku yang melakukan gerakan itu disebut akan mengambil alih partainya secara paksa melalui Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurut AHY, ada lima orang yang menjadi pelaku gerakan kudeta tersebut. Mereka terdiri dari kader aktif, mantan kader, hingga pejabat pemerintahan.

"Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan yang sekali lagi sedang kami minta konfirmasi dan klasifikasinya kepada Presiden Joko Widodo," kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (1/2/2021).

Nama Moeldoko kemudian muncul dan disebut sebagai orang yang berasal dari kalangan pejabat tinggi pemerintahan.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY  berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," cuit Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya @Andiarief__, Senin (1/2/2021).

Rekomendasi