Dubai Expo 2020: Indonesia Persembahkan 'Land of Diversity' kepada Dunia

| 05 Nov 2021 22:35
Dubai Expo 2020: Indonesia Persembahkan 'Land of Diversity' kepada Dunia
Presiden Jokowi bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju

ERA.id - Indonesia mempersembahkan Land of Diversity dengan menonjolkan tiga sektor utama yaitu perdagangan, investasi, dan pariwisata pada Dubai Expo 2020.

Presiden Jokowi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju telah menghadiri acara National Day Indonesia pada pameran Dubai Expo 2020 pada Kamis (4/11).

"Indonesia the Land of Majesty, tanah yang kaya akan alam dan budaya. Indonesia the Land of Opportunity yang akan terus membuka peluang dan kesempatan baru. Indonesia the Land of Innovation yang akan terus berinovasi untuk generasi yang akan datang. Inilah kami, 'Indonesia, the Land of Diversity," ucap Presiden Jokowi dalam sambutannya.

National Day Indonesia tersebut mengusung tema capaian dan kemajuan Indonesia serta profil Indonesia di segala bidang terutama di sektor ekonomi, sosial dan budaya yang beragam atau diversitas.

Gelaran National Day Indonesia menyuguhkan pementasan seni dan budaya Indonesia serta penayangan video di layar besar-Dome yang diinisiasi dan dipersembahkan oleh anak bangsa. Dalam video tersebut telah diluncurkan program Spice Up the World sebagai bagian dari promosi dan diplomasi kuliner Indonesia ke dunia.

Selain dihadiri ribuan pengunjung Dubai Expo 2020 dan juga Diaspora Indonesia yang tinggal di wilayah Dubai sekitarnya, turut hadir bersama Presiden Jokowi dan Menteri Airlangga yaitu Putra Mahkota Abu Dhabi yang merupakan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA Y.M. Mohammed Bin Zayed Al Nahyan dan jajaran kabinet terkait PEA/Dubai. Acara Cultural Show tersebut diawali dengan flag raising ceremony National Day Indonesia di Dubai Expo 2020.

Adapun sebelum kegiatan Cultural Show yang dipusatkan di kawasan Al Wasl di lokasi Dubai Expo 2020 berlangsung, Presiden Jokowi dan Menko Airlangga beserta jajaran telah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE/Ruler of Dubai Y.M. Sheikh Mohammed bin Rasid Al Maktoum dan menghadiri acara Indonesia-UAE Investment Forum/Business Forum.

Presiden beserta rombongan juga menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan kerjasama bilateral, government to government maupun business to business, di Hotel Jumeirah Al-Qasr a.l perjanjian kerjasama antara Bank Sentral kedua negara, kerjasama sertifikasi untuk pelatihan personel pelaut, kerjasama investasi, kerjasama penghindaran pajak berganda, kerjasama kesehatan (saling pengakuan sertifikat Vaksinasi dan PCR), kerjasama kredit ekspor, renewable energy, pengembangan infrastruktur pelabuhan, penerbangan, refinery migas, telekomunikasi, farmasi dan kerjasama antar Sovereign Wealth Fund kedua negara dalam rangka investasi di beberapa sektor strategis seperti infrastruktur.

Dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan Ruler of Dubai dan jajarannya, kedua pihak sepakat mendorong upaya percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) dalam rangka meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi kedua negara.

“Presiden Jokowi kembali menggarisbawahi bahwa transformasi ekonomi Indonesia melalui pembaruan kebijakan melalui Undang-Undang Cipta Kerja akan memudahkan para pelaku bisnis PEA untuk berinvestasi di Indonesia dan untuk itu mengajak para pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Indonesia antara lain di bidang renewable energy, infrastruktur, pariwisata dan ketahanan pangan,” jelas Menko Airlangga.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi berharap keberadaan Paviliun Indonesia di Dubai Expo dapat memfasilitasi pertemuan para pelaku usaha kedua negara, dilanjutkan dengan kunjungan delegasi bisnis PEA ke Indonesia, seiring dengan semakin membaiknya kondisi COVID-19 di tanah air.

Indonesia juga berkeinginan untuk dapat belajar lebih banyak dari Dubai pada upayanya dalam pengembangan dan penerapan clean energy dan mendorong kerjasama yang lebih erat di bidang energi bersih, terutama dalam kaitan dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara yang baru dimana Presiden mengajak Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk meningkatkan kerjasama energi hijau dan ramah lingkungan.

Rekomendasi