Prabowo Bangga MBG sampai ke Aceh-Sumbar meski Kalah Pilpres di Sana

| 06 Jan 2026 05:28
Prabowo Bangga MBG sampai ke Aceh-Sumbar meski Kalah Pilpres di Sana
Prabowo Subianto dalam Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2206).

ERA.id - Presiden Prabowo Subianto bahagia dengan proyek Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dicanangkannya telah menyasar 55 juta orang per 5 Januari 2026 atau setahun sejak program prioritas itu pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025.

"Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat (di) Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali (warga, red.) Singapura. Tiap hari, kita beri makan 55 juta (orang, red.) saudara-saudara. Presiden Brazil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta (penerima) dalam 11 tahun," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya di hadapan jemaat Kristiani saat Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 di Jakarta, Senin malam kemarin.

"Kita, 55 juta dalam satu tahun, karena kita mulai 6 Januari 2025. Hari ini 5 Januari 2026. Dan ada yang nuduh, ada, “Oh, Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali”. Selalu berpikir negatif. Tapi kalau rakyat memilih saya tahun 2029, apa salah saya? Iya, kan?"

Prabowo juga memuji apresiasi pihak asing ke MBG salah satunya dari lembaga riset ternama asal AS, Rockefeller Institute. Ahli-ahlinya sengaja datang ke Indonesia untuk melihat langsung pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.

"Rockefeller Institute datang ke Indonesia lihat kita punya proyek (MBG, red.) dan menyampaikan kepada saya di Istana Merdeka. Ahli dari Rockefeller Institute, dia mengatakan: Ini adalah investasi Anda yang terbaik," kata Presiden Prabowo.

Ahli dari Rockefeller Institute itu kemudian menyampaikan kepada Presiden, uang yang diinvestasikan dalam program MBG itu dapat menghasilkan pelipatan ekonomi (multiplier effect) hingga 5–35 kali.

"Ini mereka yang bicara. Saya tidak mengejar itu. Saya hanya didorong oleh -- tidak sampai hati saya melihat anak-anak Indonesia kurang gizi. Untuk mereka yang kaya, untuk mereka yang sudah mapan, ya tidak penting, tetapi untuk anak-anak di banyak daerah, makan bergizi gratis itu sangat-sangat penting," ujar Presiden.

Prabowo menceritakan pemikirannya mengenai MBG saat berkeliling ke daerah-daerah Indonesia, saat pertama kali masuk dalam bursa pilpres beberapa dasawarsa yang lalu.

"Saya datang ke desa-desa, di mana-mana saya lihat anak-anak kecil. Saya tanya: Umurmu berapa?. (Anak kecil itu menjawab, red.) 9, 10, 11, tetapi badannya sama dengan anak 4 tahun. Kecil, dia alami kurang gizi, di mana-mana. Dan saya belajar, saya keliling dunia, saya belajar. Saya lihat bagaimana India membantu rakyat miskinnya dengan makan bergizi gratis," kata Presiden.

Prabowo kemudian menyampaikan besaran anggaran yang dialokasikan oleh India untuk makan bergizi gratis pun menempati urutan tiga besar, setelah sektor pertahanan yang menempati urutan pertama.

"Nomor dua atau nomor tiga adalah makan bergizi. Brazil juga sudah melaksanakan makan bergizi 12–13 tahun yang lalu. Sekarang, sudah ada 76 negara melaksanakan makan bergizi," ujar Presiden Prabowo.

Terakhir ia mengungkap kalau kini dirinya adalah milik semua rakyat Indonesia.

"Saudara-saudara, apakah MBG enggak sampai ke Sumatra Barat? Karena aku kalah (Pilpres 2024) di Sumatra Barat, berarti MBG jangan ke Sumatra Barat, enggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai. Saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," tandasnya.

Rekomendasi