Tim TGUPP Gubernur, Antara Ada dan Tiada

Tim Editor

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Diah Ayu/era.id)

Jakarta, era.id - Keberadaan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menjadi sorotan. Karena kinerjanya tak kasat mata meski ada puluhan orang anggotanya. Anggarannya pun terus melonjak dari tahun ke tahun. Pada APBD 2019, anggaran untuk 66 orang anggota TGUPP mencapai Rp18 miliar, tahun depan naik menjadi Rp19 miliar. 

Anggota Fraksi PAN Lukmanul Hakim mempertanyakan mengapa biaya operasional TGUPP,  yang notabene bukan berasal dari Aparat Sipil Negara (ASN) DKI, dibebankan melalui APBD. 

"Ini kan bukan SKPD ya, terus kenapa Bapak anggarkan menjadi beban APBD? Terus, mana sih orang-orang TGUPP? Jumlahnya berapa dan gajinya berapa?" kata Lukmanul, Rabu (30/10) sore. 


Infografik (Ilham/era.id)

Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono juga mempertanyakan sosok para anggota TGUPP yang tak pernah muncul ke publik, padahal Pemprov DKI keluarkan dana hingga belasan miliar.

"Yang terjadi sekarang kan, (Anies) hanya menempatkan tim-tim sukses kemarin (ke TGUPP), rata-rata adalah tim sukses semua. Bohonglah kalau tidak seperti itu," cecar Gembong. 

Gaji Ketua dan Anggota menurut Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 2359 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan TGUPP adalah Ketua sebesar 51.570.000, Ketua Bidang Rp 41.220.000 dan Anggota yang terdiri dari beberapa grade sesuai pendidikan masing-masing anggota yakni 9.010.000-31.770.000.

Tag: anggaran dki

Bagikan: