Aset First Travel Dilelang, dari Kacamata Hingga Gesper Mewah

Tim Editor

Tiga terdakwa kasus First Travel (era.id)

Jakarta, era.id - Kejaksaan Negeri Depok bakal segera melelang barang bukti sitaan dalam kasus tindak pidana penipuan umrah First Travel. Putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan seluruh aset First Travel diserahkan kepada negara.

Dalam putusan kasasi Mahkamah Agung, Direktur Utama First Travel Andika Surachman dihukum 20 tahun penjara, dan Direktur First Travel Anniesa Desvitasari Hasibuan dengan hukuman 18 tahun penjara. Keduanya juga harus membayar denda sebesar Rp10 miliar, subsider satu tahun empat bulan kurungan. 

Dikutip dari Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, barang bukti yang disita dalam kasus First Travel mencapai ratusan dari berbagai jenis dan merek mulai dari gadget, aksesori mewah, hingga mobil yang akan dilelang.

Baca Juga : Cerita Modal Awal First Travel dari Hasil Jual Motor

Termasuk terdapat puluhan ikat pinggang mewah dari berbagai merek luar negeri, di antaranya sepuluh buah ikat pinggang merek Louis Vuitton; satu buah ikat pinggang merek Tamino Lamborghini; satu buah ikat pinggang merek Pierre Cardin; enam buah ikat pinggang merek Hermes; satu buah ikat pinggang merek Moscino; satu buah ikat pinggang merek Night Mares; dan satu buah ikat pinggan merek Pannei.

Kemudian dua buah ikat pinggang merek Mont Blanc; satu buah ikat pinggang merek Top Man; satu buah ikat pinggang merek M&S; satu buah ikat pinggang merek Gucci; tiga buah ikat pinggang merek Nihil; dan terakhir satu buah ikat pinggang merek Zara.

Baca Juga : First Travel dan Fenomena Travel Umrah Bodong



Selain itu, ada juga puluhan kacamata, jam tangan, dan mobil yang disita, termasuk ribuan kuitansi dan sertifikat aset milik tiga terdakwa yakni Andika Surrachman, Aniesa Hasibuan, dan Siti Nuraida Hasibuan.

Dewi Respati, salah satu korban First Travel pun mengomentari banyaknya barang-barang mewah yang dilelang. Ia berharap uang calon jemaah bisa kembali meskipun tak dikembalikan 100 persen.

"Saya sih berharap bisa kembali ya, karena kan korbannya dari berbagai kalangan. Ada yang buruh cuci, tukang bakso, tukang cukur, dan lainnya," ujarnya saat berbincang dengan era.id, Senin (18/11/2019).

Ia mengaku tak keberatan jika uang yang sudah disetorkan dibarter dengan barang mewah milik Andika dan Anniesa Hasibuan. "Kalau saya tahu mereka ya bolehlah. Tapi kan kalau mereka yang buruh cuci itu mana mau. Buat apa (Kacamata, gesper)," ucapnya.

Baca Juga : Berapa Biaya Ideal Umrah?

Tag: sidang first travel

Bagikan: