Lucius menilai ide Jokowi yang merekrut tujuh anak muda menjadi stafsus presiden tidak akan efektif, karena memiliki kecenderungan 'membunuh' kreativitas generasi milenial yang kini berada di lingkaran pemerintahan.
"Jadi tak akan efektif merekrut milenial jadi staf khusus ini. Alih-alih mengangkat milenial, keputusan Presiden ini malah cenderung 'membunuh' kebebasan anak muda untuk terus melakukan inovasi," ujar Lucius saat dihubungi era.id, Jumat (22/11/2019).
Menurut Lucius, anak muda yang sedang berada di puncak karier dalam menciptakan inovasi justru kini menjadi tak leluasa. Pasalnya, tujuh stafsus muda itu kini terjebak dalam kekuasaan politik yang akhirnya mengekang kebebasan berkreasi.
Seharusnya, kata Lucius, perekrutan stafsus milenial ini bisa melawan arus utama budaya milenial yang berpikir dan bekerja tanpa batas.
-
Wregas Bhanuteja Bongkar Produksi Film Para Perasuk, Libatkan Ribuan Pemeran Pendukung
14 Apr 2026 19:041 -
Mahasiswa Demo Lagi di MK, Desak Penyiram Air Keras Andrie Yunus Diseret ke Peradilan Umum
14 Apr 2026 21:212 -
3
-
Ini Adegan Tersulit Angga Yunanda dan Maudy Ayunda di Film Para Perasuk
14 Apr 2026 19:584 -
Tiket Ludes Hitungan Menit, Promotor Tambah Jadwal Konser EXO di Jakarta
14 Apr 2026 17:205