Demi Tas, Begal Sadis di Makassar Tebas Tangan Dewi hingga Nyaris Putus

Tim Editor

Ilustrasi kekerasan (Era.id)

ERA.id - Seorang perempuan berjilbab di Makassar jadi korban begal yang membawa parang. Insiden itu terekam CCTV dan diunggah akun @Info_Kejadian_Makassar.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (7/1/2021) kemarin, pada pukul 23.36 Wita. Nama perempuan itu yakni Dewi (36). Kronologinya, saat itu Dewi baru pulang dari menjaga tokonya.

Saat sudah tiba di depan pagar indekosnya di Jalan Meranti, Panakkukang, Makassar, Sulsel, dengan sepeda motor, ia sudah dibuntuti dari belakang.

 

Saat itu, Dewi berniat akan gantian jaga toko dengan suaminya, Andi Aso. Tiba-tiba sepeda motor yang berboncengan dua mendekat ke arah Dewi. Yang dibonceng turun. Sementara si pembonceng memutar sepeda motornya.

Awalnya, Dewi mengira orang itu hendak bertanya alamat. Ternyata malah mengeluarkan sebilah parang, lalu hendak merampas tas korban. Dewi berani, ia sekuat tenaga berusaha mempertahankan tasnya.

Pelaku yang jengkel, langsung menebas Dewi pakai parang yang sudah disimpannya di balik baju. Dewi refleks menangkis, dan tangannya nyaris putus. Melihat korbannya terluka, pelaku kabur.

Kronologi singkat itu dibeberka suami korban, Aso. Selain itu, insiden itu juga terekam CCTV. "Dia tidak sempat ambil barang, dia tarik tas, tapi dilawan, langsung turun dia tebas tasnya sampai putus dan tangannya isteriku kena. Iya masih agak trauma, tangannya iya nyaris putus," ungkap Aso.

Saat ini, Dewi yang trauma an terluka dirawat di sebuah rumah sakit. Aso berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada korban lainnya.

Menangapi hal itu, pihak Polsek Panakkukang langsung menerjunkan personel. Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim mengatakan, kasus itu sementara diselidiki. "Kami kejar pelakunya," ungkapnya.

Tag: perampokan makassar begal

Bagikan: