Main Film Kuyank, Hazman Al Idrus Jadi Warga Lokal Banjar

| 25 Jan 2026 18:20
Main Film Kuyank, Hazman Al Idrus Jadi Warga Lokal Banjar
Hazman Al Idrus (Era.id/Nurul Tryani)

ERA.id - Aktor asal Malaysia, Hazman Al-Idrus, membagikan pengalamannya belajar bahasa Banjar demi pendalaman karakter Rustam dalam film horor Kuyank, prekuel dari film Saranjana. Ia menyebut  bahasa Banjar memiliki banyak dialek yang sulit.

Menghadapi tantangan tersebut, Hazman menyusun metode tertentu seperti mengikuti workshop dan mengamati cara bicara para pemain yang bisa bahasa Banjar, lalu menerjemahkan dialog bagiannya yang aslinya bercampur antara bahasa Banjar dengan bahasa Indonesia.

"Jadi aku pakai metode, yasudah aku belajar cara nyebutin dulu biar lidah aku tuh bisa naik turun gimana. Pas itu aku translate semua kata-katanya, dialog-dialognya. Terus yang ketiga, pas aku udah bisa keduanya itu, yang jalan terakhir aku cari tahu gimana mau bikin dialeknya itu kayak. gimana ya, kayak gaul gitu. Enggak terlalu baku,” jelas Hazman saat berkunjung ke kantor Era Senin (19/1/2026).

Bahkan Hazman meminta kepada sutradara film, Yongki Ongetsu, agar seluruh dialog karakternya diubah menggunakan bahasa Banjar sepenuhnya supaya menjaga keaslian karakter Rustam sebagai warga lokal. Hal ini penting karena Rustam bekerja menjadi seorang nelayan yang terbiasa menggunakan bahasa sehari-hari. 

"Seharusnya nelayan itu udah ada beberapa kata yang udah gaul banget di tempatnya kan, cara ngobrol. Jadi aku minta bahasa yang hari-hari dari warga di sana dan juga pemain-pemain, mereka ngajarin ngebantu banget. Masukkannya emang bagus-bagus,” katanya.

Terkait hantu kuyang dalam film, Hazman sendiri mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan makhluk mistis tersebut. Ia mengatakan di negara asalnya, kuyang dikenal dengan nama penanggal yang populer di daerah Borneo, Sabah, dan Sarawak. 

Film Kuyank dijadwalkan tayang mulai 29 Januari 2026 di seluruh bioskop Indonesia. 

Rekomendasi