China Batasi Mudik Saat Tahun Baru Imlek

Tim Editor

Suasana Guardian Lake Huayi Feng Xiaogang di Haikou, China. (Foto: Denny Ryanto/Unsplash)

ERA.id - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengumumkan pembatasan perjalanan domestik guna mencegah menyebarnya infeksi COVID-19 di negara itu.

Aturan ini dirilis ketika warga China bersiap-siap mengunjungi keluarga selama Tahun Baru Imlek, pertengahan Februari.

Jutaan karyawan China yang berencana kembali ke kampung halaman kini harus menunjukkan bukti negatif terinfeksi COVID-19 tujuh hari sebelum keberangkatan, demikian dilaporkan CNN, Kamis, (21/1/2021).

Aturan ini diterapkan kepada warga di kawasan risiko menengah dan tinggi, staf pusat karantina COVID-19, pekerja di industri makanan beku, dan pekerja transportasi.

Khusus bagi warga yang tinggal di kawasan risiko sedang dan tinggi, mereka bahkan diminta membatalkan rencana perjalanan liburan.

Warga China yang memiliki surat bebas COVID-19 nantinya tidak perlu melakukan karantina di lokasi tujuan. Mereka hanya diminta memonitor kesehatan dengan mengecek suhu badan setiap hari dan mengecek gejala fisik. Warga tersebut juga harus menjalani tes di hari ke-7 dan ke-14.

Aturan ini akan berlaku sejak tanggal 28 Januari sampai 8 Maret.

Kondisi wabah COVID-19 di China sendiri mulai melonjak. Pada Rabu, NHC mengumumkan 144 kasus COVID-19 baru di seluruh China, di mana 18 kasus infeksi di antaranya berasal dari luar China.

Di Distrik Daxing, Beijing, seluruh warga setempat telah dilarang meninggalkan area tersebut sejak Rabu menyusul naiknya jumlah kasus infeksi korona di kawasan itu, sebut pejabat kesehatan setempat, melansir CNN.

Setidaknya, sejak Minggu, telah ada 11 kasus terkonfirmasi di antara 24.000 warga yang tinggal di Distrik Daxing, demikian disampaikan pejabat kesehatan setempat.

Tag: imlek china pandemi COVID-19

Bagikan: