Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Singgah untuk Pasien Positif di Kabupaten Tangerang Over Kapasitas

| 11 Feb 2022 16:18
Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Singgah untuk Pasien Positif di Kabupaten Tangerang Over Kapasitas
Ilustrasi pasien Covid-19 (Antara)

ERA.id - Rumah singgah untuk pasien Covid-19 di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang melebihi kapasitas hingga 130 persen.

Demikian diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.

Kata dia, kapasitas Hotel Yasmin untuk merawat pasien Covid-19 yakni 240. Namun, kini sudah terisi 343 pasien.

"Lebih (dari) 130 persen dengan kapasitas 240. Tapi yang ada di sana 343 (di Hotel Yasmin," ujarnya, Jumat, (11/2/2022).

Hal ini disebabkan oleh melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Berdasarkan data dari situs covid19.tangerangkab.go.id.

kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mencapai 37.640, konfirmasi dirawat 266, kasus konfirmasi Isolasi 8342, dan kasus konfirmasi meninggal 398. Kendati, jumlah kesembuhannya tinggi yang mencapai 28634.

Hendra mengatakan akibat melebihi kapasitas, pihaknya pun menambah tempat tidur. Kini, ada 400 kamar tidur yang disediakan dari yang sebelumnya hanya 240 kamar.

"Ya tempat tidurnya ditambah lagi. (Jadi) Kamar kita kan 240. Kalau kamarnya gak 1 keluarga ya masing-masing kamar cuman bisa menampung 240. Tapi kalau 1 keluarga ya 5 sekamar, 4 sekamar bisa nambah," katanya.

Kata dia, Hotel Yasmin hanya merawat bagi pasien yang ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Sedangkan, kalau pasien dengan gejala yang berat akan dirawat di Rumah Sakit.

"Kalau yang di Yasmin itu ringan dan OTG. Kalau berat harus ke rumah sakit. (Tapi kalau bisa) ringan atau otg itu lebih baik dirumah lebih diutamakan jangan memenuhi isolasi terbatas, terpusat," kata dia.

Kendati demikian, ia meminta kepada masyarakatnya bila mengalami gejala ringan sebaiknya untuk melakukan isolasi mandiri atau terpusat. Lantaran banyaknya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah singgah Hotel Yasmin.

"Kalau yang di Yasmin itu ringan dan otg. Kalau berat harus ke rumah sakit. (Tapi) Ada himbauan juga dari kementerian kesehatan kalau orang ringan atau otg itu dirumah, agar memenuhi isolasi terbatas atau terpusat," pungkasnya.

Kami juga pernah menulis soal Waspada Nobar Piala Eropa Euro 2020 Berujung Klaster COVID, Wamenkes: Terutama Anak Muda OTG Kamu bisa baca di sini

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!

Rekomendasi