Perempuan yang Maki Petugas Penyekatan Minta Maaf, Netizen: Tukang Materai Jadi Kaya

| 17 May 2021 10:53
Perempuan yang Maki Petugas Penyekatan Minta Maaf, Netizen: Tukang Materai Jadi Kaya
Perempuan kasar yang memaki petugas penyekatan Bogor-Sukabumi

ERA.id - Kasarnya perkataan perempuan ini kepada petugas penyekatan mudik di perbatasan Bogor-Sukabumi, akhirnya berujung perisakan dan permintan maaf.

Perempuan yang mengendarai Mobilio putih berplat B itu awalnya berkata, "diem lu an**ng" kepada petugas yang merekam tindakannya. Setelah itu, video tersebut pun viral dan diunggah akun Instagram @fakta.info.

Kronologinya jika dilihat dari video, mulanya pengendara yang duduk di kursi depan menolak direkam. Namun, si perekam tak menggubrisnya dengan mengatakan ia hanya menjalankan aturan pemerintah.

"Saya sudah benar pak, sesuai pemerintah saya aturannya," kata petugas dalam video tersebut.

Lalu perempuan yang bermulut kasar, yang duduk di kursi belakang sempat mengaku sebagai anggota keluarga polisi. Merasa terusik karena direkam, ia pun memaki petugas.

Belakangan, perempuan tersebut akhirnya meminta maaf secara langsung pada petugas yang dimakinya. "Saya sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya pada bapak sudah berkata kasar, InsyaAllah menjadi pelajaran bagi saya, dan bapak bisa memaafkan apa yang sudah saya sampaikan pada bapak," kata perempuan tersebut, Minggu (16/5/2021).

Netizen pun ramai berkomentar soal permintaan maaf tersebut. Mereka menyatakan sudah bisa memprediksi permintaan maaf tersebut.

"Minta maaf tanpa sanksi membuat org tanpa ragu melakukannya , toh akhirnya dimaafkan jg , minimal sanksi sosial lah," tulis akun @riko_setia****.

"Konsep nya selalu sama hbis sok jagoan minta maaf," kata akun @halink_perdana_ku*****.

Tak hanya itu, di Twitter, momen itu juga ditanggapi dengan kritis sambil bercanda bahwa akibat dari maraknya permintaan maaf usai berlaku keliru, membuat pedagang materai ketiban untung.

"Bilangin juga apa jadi tukang materai di Indonesia enak cepet kaya. Tapi mohon maaf, tidak berlaku buat orang2 seperti Ibu Meiliana yaaa," tulis @AdityaWisnu.

Rekomendasi