Dituding Buzzer Jokowi Usai Pujiannya Dianggap 'Menjilat', Addie MS: Aku Tidak Takut

Tim Editor

Addie MS (Foto: Instagram/@addiems999)

ERA.id - Polemik keberadaan buzzer yang diduga dipelihara pemerintah terus menjadi perbincangan publik. Komposer Addie Muljadi Sumaatmadja atau lebih dikenal Addie MS menjadi salah satu publik figur yang disebut-sebut sebagai buzzer istana.

Mulanya, Addie MS mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi yang diunggah di akun Twitter-nya. Ayahanda Kevin Aprilio ini memuji kinerja Jokowi karena berhasil meresmikan 1 dari 65 bendungan yang dibangun sejak enam tahun lalu.

"Pak Jokowi resmikan bendungan di Pacitan. Ini 1 dari 65 bendungan yang dibangun sejak 6 tahun yang lalu," tulis Addie MS pada Minggu (14/2/2021).

Cuitan dari Addie MS dibanjiri respon dari netizen. Mereka menuding suami dari Memes ini sebagai buzzer. Hingga akhirnya, Addie MS menjawab beberapa respon dari netizen.

"Gak takut disebut buzzer, mas?" tanya seorang netizen.

Addie MS mengatakan dirinya tak pernah takut disebut buzzer. Sebab, ia hanya mengapresiasi kinerja Jokowi. Selain itu, ia menegaskan tak pernah dibayar untuk mendukung Jokowi.

"Disebut buzzer atau apa pun namanya, aku tak pernah takut utk mengapresiasi siapa pun yang aku anggap perlu diapresiasi. Oya, aku tak pernah dibayar untuk mengapresiasi atau mendukung seseorg. Kecuali aku diminta sebagai brand ambassador suatu produk. Pasti aku dibayar Mahal," balasan dari Addie MS.

Bahkan ada juga netizen menilai Addie MS sedang 'menjilat' Jokowi atas pujiannya. Addie MS menjawab dengan santai. Ia menegaskan tak pernah menerima uang apalagi jabatan. 

"Jilat terus bos siapa tau jadi mentri apa minim minim komisaris lah," tanggapan netizen.

"Nak, tak selamanya mengapresiasi itu menjilat atau pamrih. Sampai sekarang aku tak pernah terima imbalan uang atau jabatan, dan memang tak berharap. Meski aku hanya pengamen, aku amat bersyukur dan bahagia. Alhamdulillah," balas Addie MS.

Ada pun netizen yang menuding Addie MS mengapresiasi kinerja Jokowi demi mendapatkan jabatan. Dengan santai, komposer berusia 61 tahun itu mengaku bangga telah menghasilkan banyak karya dalam bidang musik.

"Wajarlah dapat jabatan namanya juga pendukung ya kan bro. Jadi nggak usah malu-malu lah. Nanti begitu dapat jabatan bilangnya 'namanya amanah ya harus diterima" komentar netizen.

"Kenapa seolah jabatan adalah pencapaian tertinggi manusia? 40 tahun lebih aku berjuang di musik menghasilkan karya, dari merekam Indonesia Raya yang sampai sekarang dipakai, lagu-lagu atau Mars & Himne TNI, Mahkamah Agung,  Kemendagri, BI, Garuda Indonesia, dan lain-lain. Aku bersyukur atas semua itu," balas Addie MS.

Apabila cuitannya mengenai apresiasi Jokowi membuat pengikutnya terganggu, Addie MS meminta untuk pengikutnya unfollow akun Twitter-nya.

"Jadi, buat yang terganggu dengan tweet-ku, silahkan unfollow. Jangan biarkan tweet-ku merusak hari-harimu. Hidup terlalu pendek untuk mengeluh dan membenci," tulis Addie MS.

"Aku tak kan takut untuk mengapresiasi siapa pun yg kuingin apresiasi. Dalam hal Pak Jokowi, bukan beliau yg butuh aku. Aku yg butuh Jokowi," lanjutnya.

Tag: buzzer Addie MS Buzzer Jokowi

Bagikan: