Amien Rais Tuding Jokowi Pakai Psikologi Ketakutan ke Rakyat

Tim Editor

Jokowi (Dok. Setkab)

ERA.id - Politisi senior PAN, Amien Rais menuding selama 6 tahun pemerintahan Jokowi diterapkan psikologi ketakutan terhadap rakyat Indonesia. Psikologi diterapkan untuk mencapai stabilitas sosial dan politik.

"Saya melihat salah satu perkembangan politik psikologis selama 6 tahun Pak Jokowi jadi presiden adalah diterapkannya sebuah psikologi ketakutan dan pengawasan," kata Amien dalam akun Youtube Amien Rais Official, Sabtu (29/8/2020).

Menurutnya, rakyat yang takut membuka mulut dan tidak berani melakukan kritik dan koreksi pada penguasa, diyakini oleh rezim sebagai sesuatu yang ideal. Tujuannya untuk memperoleh stabilitas sosial politik.

"Kemudian diupayakan pula agar rakyat harus sangat hati-hati setelah diterbitkan UU ITE nomor 11 tahun 2008," kata Amien.

Dalam UU tersebut dicantumkan ancaman pada siapa saja yang tanpa hak menyebarkan dan/atau mentransmisikan dan/atau dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

"Ini jelas pasal karet. Penafsiran tentu tergantung dari penguasa yang sangat takut dengan kritik atau kontrol dan pengawasan dari rakyat," kata Amien.

Amien menambahkan menakuti rakyat supaya bersedia melaksanakan perintah apa saja dan harus menerima apa saja, hampir secara instingtif dilakukan pemimpin yang tak paham atau pembenci demokrasi. Para pemimpin tersebut bekerjasama dengan aparat birokrasi dan aparat keamanan untuk membuat rakyat ketakutan dan dihilangkan daya kritis serta koreksinya.

"Demokrasi yang sehat, proporsional, memihak kepentingan rakyat serta berkeadilan nampak semakin gelap, bahkan demokrasi sedang dalam proses kematian," kata Amien. 

Tag: jokowi uu ite amien rais

Bagikan: